Ojol, Polisi, dan Warga Bangkalan Gelar Shalat Ghaib untuk Affan

Ojol, Polisi, dan Warga Bangkalan Gelar Shalat Ghaib untuk Affan
Sumber :

Bangkalan – Ratusan pengemudi ojek online (ojol) bersama jajaran Polres Bangkalan dan masyarakat menggelar shalat ghaib serta tahlil bersama untuk almarhum Affan Kurniawan, driver ojol yang meninggal dunia setelah dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob dalam sebuah aksi di Jakarta, Kamis (28/8/2025).

Kostum Tikus Berdasi Dilarang Tampil di Karnaval Bangkalan, Kebebasan Bereks­presi Mati di Jalanan

 

Suasana haru menyelimuti halaman Mapolres Bangkalan, tempat berlangsungnya doa bersama. Para ojol, polisi, hingga masyarakat umum larut dalam doa, memohon agar amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan.

Buron 8 Bulan, DPO Curanmor Bangkalan Dibekuk Polisi Saat Tidur Siang

 

Kapolres Bangkalan AKBP Hendro Sukmono menegaskan, kegiatan shalat ghaib ini merupakan wujud rasa belasungkawa sekaligus penghormatan terakhir untuk Affan.

Ditelepon Dasco, Menkes BGS Tiba di Sumenep Tinjau KLB Campak

 

“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum diterima amal ibadahnya oleh Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran. Kami bersama masyarakat mendoakan yang terbaik,” ujar Hendro.

 

Peristiwa tragis yang menimpa Affan memantik reaksi luas dari masyarakat. Aksi solidaritas muncul di berbagai daerah, termasuk Bangkalan, sebagai bentuk keprihatinan terhadap tindakan brutal oknum Brimob yang menewaskan seorang warga sipil dalam aksi bela rakyat di Jakarta.

 

Lebih lanjut, Kapolres menyampaikan bahwa kasus ini telah menjadi atensi serius Kapolri dan jajaran Mabes Polri. Proses hukum terhadap oknum Brimob yang terlibat kini tengah berjalan, termasuk sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku.

 

“Kami mengimbau masyarakat Bangkalan agar tetap menjaga kondusivitas. Percayakan proses hukum kepada aparat. Kasus ini akan diusut tuntas, dan keadilan bagi almarhum Affan Kurniawan akan diperjuangkan,” tegas Hendro.

 

Dengan penuh keharuan, doa bersama ditutup dengan harapan agar tragedi serupa tidak kembali terulang. Affan Kurniawan kini bukan hanya dikenang sebagai pengemudi ojol, tetapi juga simbol perjuangan rakyat kecil yang harus mendapat keadilan.